mengapa mudah hatimu mendua
betapa sakit diri ini derita
belajar untuk melupa walau masih menyinta
menelan madu perit yang hilang manisnya....
janjimu menerima kekuranganku
sanggup berdampingan denganku
walau badai merempuhku
kini ku sedar sungguh ragamu tak utuh
janjimu hanya rapuh
habis air mataku
menangisi kegagalan itu
melihat kau kini bahgia bersamnya
sedang aku ditinggal sia-sia
habis akalku meneka logik hatimu
hilang magis mimpiku
hilang magis mimpiku
setelah sekian lama menunggu
ku sedar ku harus berlalu
harus kuburkan jasad cinta dulu
di pusara tanpa nisan
berdiri tanpamu
walau aku tahu
separuh hati rindukan kamu
aku tekad harus akhiri
pengharapan ini...
3 April 2014
Qaseh Salamjelita
3 April 2014
Qaseh Salamjelita
No comments:
Post a Comment